Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP): Meningkatkan Kapasitas Puskesmas Pembantu dan Kader Kesehatan di Bali
Denpasar, 14 Maret 2025 – Dalam upaya memperkuat sistem layanan kesehatan primer, Dinas Kesehatan Provinsi Bali bersama UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Bapelkesmas) menyelenggarakan Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) pada 13–14 Maret 2025 di Denpasar. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, termasuk Puskesmas Pembantu (Pustu) dan kader kesehatan.
Workshop ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, di antaranya dr. Agus Putu Agung, M.AP., Ida Ayu Gede Wartini, SKM, M.Kes., Ni Wayan Putri Mariani, S.SiT., M.Kes., dan beberapa fasilitator lainnya yang bertugas memberikan wawasan dan pelatihan terkait kebijakan serta implementasi layanan primer di lapangan.
Meningkatkan Peran Puskesmas Pembantu dalam Layanan Primer
Salah satu materi utama yang dibahas dalam workshop ini adalah Kebijakan Puskesmas Pembantu dan Kader dalam ILP, yang bertujuan untuk memperjelas peran Pustu dan kader dalam mendukung pelayanan kesehatan primer. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan Pustu dapat lebih optimal dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh Puskesmas Induk.
Pelatihan Pemeriksaan Laboratorium Sederhana dan Pengobatan Dasar
Workshop ini juga menyoroti pentingnya pemeriksaan laboratorium sederhana dan pengobatan dasar di Pustu. Para peserta mendapatkan pelatihan tentang prosedur pemeriksaan dasar yang dapat dilakukan di Pustu, seperti tes darah sederhana, pemeriksaan urin, serta deteksi penyakit menular tertentu. Selain itu, tenaga kesehatan diberikan pemahaman mengenai pengobatan dasar yang dapat diberikan di tingkat layanan primer sesuai dengan kewenangan tenaga medis yang ada di Pustu.
Komitmen Meningkatkan Layanan Kesehatan Primer
Melalui workshop ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di tingkat layanan primer, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin berkualitas dan merata. Dinas Kesehatan Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan layanan kesehatan primer dengan berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga kesehatan.
Sebagai tindak lanjut dari workshop ini, para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah masing-masing. Dengan demikian, tujuan untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih inklusif dan merata dapat tercapai demi kesejahteraan masyarakat Bali.
#IntegrasiLayananPrimer #PuskesmasPembantu #KesehatanMasyarakat #DinkesBali
Comments
Post a Comment